Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Vitamin E?

Banyak yang percaya akan khasiat vitamin E untuk tubuh.

Nah, kapan sebaiknya minum vitamin E itu pada kala pagi hari atau malam hari menjelang tidur?

Menurut dr Erik Tapan, MHA, Anti Aging Consultant Klinik Kecantikan L’Melia, di bilangan Cempaka Putih Jakarta Pusat banyak orang/pasien yang tidak hiraukan bersama kala mengonsumsi suplemen juga vitamin. Memang tidak tersedia akibat sungguh-sungguh yang sanggup ditimbulkannya, cuma sayang saja sistem kerja suplemen selanjutnya jadi tidak optimal.

Contohnya suplemen kalsium yang sebaiknya diminum sebelum saat tidur sehingga sanggup menolong pasien untuk tidur lebih nyenyak. Tapi ingat kalsium bukan obat tidur lo.

Kembali ke vitamin E, kapan kala yang terbaik untuk mengkonsumsinya?

“Berbeda bersama perumpamaan suplemen kalsium di atas, kala yang terbaik mengonsumsi vitamin E tidak didasarkan pada pagi, siang, atau malam, melainkan pada kala kita selesai makan,” mengetahui Erik.

Kenapa demikian? Siapa Saja yang Perlu Konsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?

Bersama-sama bersama vitamin A, D dan K, vitamin E adalah vitamin yang larut di dalam lemak. Dengan demikianlah alangkah baiknya vitamin selanjutnya dikonsumsi bersama lemak. Ya lemaknya sedikit saja. Jangan cari alasan, kata dokter perlu sama lemak, jadi makan goreng-gorengan yang banyak pernah sebelum saat minum suplemen vitamin E. Itu sih mumpung-isme. 🙂

Intinya, konsumsilah vitamin E langsung setelah makan. Jika memungkinkan, konsumsilah vitamin E bersama dosis terbagi, andaikan pada pagi dan siang hari atau pagi dan malam hari. Dengan demikianlah tubuh lebih ringan mencernanya. Agar terhindar dari kelupaan mengkonsumsi, tersedia baiknya dibuat rutin dan pas kala setiap hari manfaat sop subarashi .

Sebagai tambahan, dikarenakan pembawaan vitamin E yang larut di dalam lemak, maka mengonsumsi suplemen vitamin E (apalagi di dalam jangka panjang) perlu berhati-hati dan cocok nasihat dokter sehingga tidak berjalan penumpukan di dalam jaringan lemak tubuh.

Disarankan mengonsumsi vitamin E di dalam bentuk yang alamiah seperti yang terdapat dalam: bayam, biji bunga matahari, brokoli, kedelai, talas, tomat, brokoli, alpukat, coklat hitam, mangga, pisang, minyak zaitun, telur, kacang-kacangan, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *